Seorang founder harus memiliki visi untuk startupnya. Ia harus memiliki mimpi besar, pengaruh apa yang akan tercipta dari produk yang dibuatnya pada masa yang akan datang.
Ia tahu kemana startupnya akan dibawa. Visi itulah yang akan jadi panduan selama startup itu berkembang. Sejak awal berdirinya Microsoft, Bill Gates dan Paul Allen memiliki satu visi yang saat itu terdengan agak konyol. Mereka memimpikan adanya komputer di setiap meja kera dan di setiap rumah, menggunakan software dari Microsoft.
Dari tahun 1977 hingga hari ini, visi tersebut tidak berubah. Visi tersebut berhasil mengubah cara hidup manusia dan menjadikan Microsoft sebagai salah satu perusahaan tersbesar di dunia.
Founder yang visioner adalah ia yang mempunyai pemikiran tentang sebuah layanan/produk yang pada kemudian hari kedepan akan banyak orang yang menggunakannya. Jadi bukan berpikir tentang tren hari ini, melainkan lebih kepada tren kedepan, apa yang akan terjadi dan diinginkan orang banyak.
Selain Microsoft, lihatlah Apple yang didirikan Jobs dan Woz. Mereka mampu menciptakan sebuah ponsel masa depan dengan julukan smartphone yang biasa dikenal dengan nama iPhone. Setelah mereka buat, berapa banyak produsen yang mengikuti mereka. Tidak berhenti disitu, Apple kemudian mengeluarkan Tablet, lihatlah juga berapa banyak produsen yang kemudian jg mengikuti mereka. WOW.. itulah visioner.. benar2 berpikir kedepan.....Mereka tahu lebih dulu tentang sesuatu yang diinginkan dan dibutuhkan oleh banyak orang.

0 comments:
Post a Comment