Searching...
Saturday, December 28, 2013

Terinspirasi dari kesuksesan Startup di Luar Negeri

Seperti yang sudah ditulis pada posting sebelumnya, technopreneurship pernah memasuki periode suram ketika terjadi dotcom bubble di Amerika, yakni pada akhir era 1990-an hingga awal 2000-an, khususnya pada 2002. Setelah bubble tersebut, technopreneurship kembali bangkit di Amerika.


" Budaya inovasi mendorong lahirnya layanan-layanan baru yang dapat diadopsi secara masal, dan perlahan mampu meraih profit. Beberapa nama startup yang lahir dan menjadi populer setelah masa dotcom bubble, misalnya Skype, LinkedIn, Multiply yang lahir pada 2003. Serta layanan jejaring sosial yang sangat populer saat ini, yaitu Facebook yang lahir pada 2004. Contoh-contoh ini menimbulkan optimisme bahwa tehcnopreneurship dan industri digital tetap merupakan pilihan yang menjanjikan. "

Beberapa layanan digital diluar negeri juga menginspirasi para pendiri Startup di Indonesia. Salah satunya adalah pendiri Urbanesia, Selina Limman. Saat menimba ilmu di Los Angeles, AS, Selina merasakan manfaat dari situs direktori (online city directory) yang kerap membantunya dalam memilih tempat-tempat makan seperti kafe dan restoran di kota tersebut. Ketika kembali ke Jakarta pada 2006, dia tidak menemukan layanan semacam itu. Karena itulah, Selina lalu memutuskan untuk mengembangkan Urbanesia.


Contoh layanan lain yang diusung oleh startup lokal, yang terinspirasi dari kesuksesan startup diluar negeri adalah layanan daily deals, seperti Disdus dan DealKeren. Kedua startup ini menawarkan voucher diskon untuk beragam produk dan layanan. Di Amerika, startup yang besar dan terkenal dengan layanan daily deals adalah Groupon dan LivingSocial. Melihat besarnya peluang pasar ritel di Indonesia, kedua startup itu pun akhirnya mengakuisisi Disdus dan DealKeren. Disdus yang diakuisisi oleh Groupon lalu berganti nama menjadi Groupon Indonesia. Sedangkan DealKeren diakuisisi oleh LivingSocial dan berganti nama menjadi Living Social Indonesia.

0 comments:

Post a Comment

 
Back to top!