Searching...
Friday, December 27, 2013

Beberapa startup lokal yang saya kenal ternyata sekarang sudah tutup

Saat saya mulai mengenal istilah startup dan startup lokal, maka saya mulai mengumpulkan informasi tentang semua yang berhubungan dengan startup, terutama dengan modal internet saya telusuri satu persatu kata kunci, masuk forum dan baca-baca berita, kemudian membeli beberapa buku tentang startup. Dari situlah saya mulai mengenal startup, hingga akhirnya menemukan beberapa startup yang digadang-gadang akan besar dan sukses. Dan beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan informasi bahwa ada beberapa startup yang sudah tutup usia, dan sudah menutup layanan mereka. Saya coba cek situsnya, ya memang besar, sudah tutup gan.



Beberapa yang saya kenal diataranya:

Tasterous, merupakah startup yang menawarkan layanan rekomendasi restoran. Dimulai pada tahun 2011 dan tutup pada 2012 ini dipimpin oleh Ronald Ishak. Ronald mempimpin tim yang terdiri dari para rockstar, mantan karyawan Urbanesia dan engineer mobile berbakat Deche Pangestu serta salah satu desainer UI/UX terbaik Richard Fang selain beberapa orang teknis lain. Tasterous juga didukung oleh CEO Kaskus, Ken Dean Lawadinata dan CEO Urbanesia, Selina Limman sebagai penasihat dan shareholder.



Kemungkinan ditutup karena pertumbuhan pengguna yang kurang memuaskan, oleh karena itulah tim Tasterous memutuskan untuk menghentikan seluruh operasi mereka dan menawarkan peluang kerja karyawan mereka untuk bekerja di Kaskus, karena CEO Kaskus berada di dewan direksi mereka. Dua karyawan mengambil peluang untuk bekerja di Kaskus dan sisanya mencari kerja di tempat lain.



Sixreps, sebuah situs jejaring sosial untuk fitnes yang digagas oleh Denny Santoso dan Sanny Gaddafi. Saya pernah mendapatkan informasi kalau startup ini pernah ditawari investasi 1 juta dolar AS. WOW.. Situs ini melakukan softlaunching pertamanya di Bali dan kemudian yang kedua di Las Vegas, AS.





Sedapur, situs marketplace pemesanan makanan dan bahan makanan ini didirikan tahun 2011 oleh Soegianto Widjaja. Saya mengenal situs ini dari internet dan buku, bahkan sempat ada foto-foto timnya. Mereka sudah mendapatkan penghargaan dari Nokia Enterpreneuship dan INAICTA 2011 kategori e-business service. Sedapur fokus pada industri UKM, karena di sedapur para produsen makanan rumahan bisa memasarkan produknya dengan membuat toko daringnya sendiri, mendapat bantuan pengelolaan situs, administrasi keuangan, dan jasa pengiriman. Namun pada 1 agustus 2013 mereka mengumumkan menutup layanan tersebut. Dari yang saya dapatkan, informasi penutupannya akrena mereka melakukan kesalahan strategi, yaitu terlalu fokus apda merchant ketimbang pembeli.



Tiga startup diatas pada awal-awal berdirinya tentu sangat bersemangat mengusung visi misi mereka, saya pernah membaca buku yang mengulas tentang bagaimana mereka mendirikan startup tersebut. Nanti akan saya coba sajikan bagaimana pemikiran mereka tentang startup yang mereka dirikan, tentang semangat dan cerita awal berdirinya startup tersebut.

0 comments:

Post a Comment

 
Back to top!